Sebanyak 60 siswa MTsN 2 Pasuruan mengikuti Orientasi Kepalangmerahan serta Pelantikan Pengurus dan Anggota Palang Merah Remaja (PMR) Periode 2026–2027 di Hotel Arrayana, Rabu–Kamis (2–3/9/2026).
Kegiatan selama dua hari tersebut menjadi bagian dari pembinaan PMR sekaligus momentum bagi para anggota untuk mengenal lebih dekat nilai-nilai kepalangmerahan, kemanusiaan, dan kerelawanan. Selain mendapatkan pembekalan, peserta juga dikukuhkan melalui prosesi pelantikan pengurus dan anggota PMR untuk periode 2026–2027.
Kepala MTsN 2 Pasuruan, H. Irvan Fauzi, S.Si., M.Pd.I., menyampaikan dukungannya terhadap kegiatan PMR sebagai salah satu wadah pembentukan karakter siswa. Menurutnya, kegiatan kepalangmerahan tidak hanya memberikan keterampilan, tetapi juga mengajarkan kepedulian dan tanggung jawab kepada peserta didik.
Dukungan tersebut sejalan dengan pembinaan yang dilakukan di lingkungan madrasah. Pembina PMR MTsN 2 Pasuruan, Yeni Susilowati, S.Pd., mengatakan orientasi menjadi bekal penting bagi anggota sebelum menjalankan berbagai kegiatan PMR.
“Anak-anak perlu memahami terlebih dahulu apa itu kepalangmerahan, bagaimana nilai-nilainya, dan apa tanggung jawab mereka sebagai anggota PMR. Harapannya, setelah kegiatan ini mereka bisa lebih percaya diri dan aktif dalam kegiatan,” ujar Yeni.
Hal tersebut juga mendapat perhatian dari PMI Kabupaten Pasuruan. Sekretaris PMI Kabupaten Pasuruan, Sumantri, M.Pd., menilai keberadaan PMR di sekolah memiliki peran penting dalam menyiapkan generasi muda yang memiliki kepedulian terhadap lingkungan dan sesama.
“PMR bukan sekedar kegiatan di sekolah. Di dalamnya ada nilai kemanusiaan, kepedulian, kedisiplinan, dan kerja sama. Nilai-nilai itu yang harus terus ditanamkan dan dibawa oleh anggota dalam kehidupan sehari-hari,” kata Sumantri.
Bagi peserta, kegiatan tersebut menjadi pengalaman tersendiri. Tamara Gita Safila, salah satu anggota PMR, mengaku mendapatkan pengetahuan baru selama mengikuti orientasi. Ia berharap pengalaman yang diperoleh dapat menjadi bekal untuk lebih aktif dalam kegiatan PMR ke depan.
Setelah mengikuti rangkaian orientasi, para peserta kemudian mengikuti prosesi pelantikan pengurus dan anggota PMR periode 2026–2027. Momentum tersebut menandai dimulainya masa kepengurusan baru sekaligus tanggung jawab para anggota dalam menjalankan kegiatan PMR di MTsN 2 Pasuruan.
Melalui kegiatan ini, PMR MTsN 2 Pasuruan diharapkan tidak hanya aktif dalam kegiatan kepalangmerahan, tetapi juga mampu menghadirkan nilai-nilai kemanusiaan dalam kehidupan sehari-hari di lingkungan madrasah maupun masyarakat.