*PASURUAN* — MTsN 2 Pasuruan terus memperkuat komitmennya dalam membangun kedisiplinan dan pembentukan karakter peserta didik. Salah satu langkah konkret yang konsisten dijalankan adalah penertiban kerapian rambut serta kelengkapan atribut seragam sekolah. Kegiatan pemeriksaan ini rutin digelar setiap hari Senin tepat setelah pelaksanaan upacara bendera di halaman utama madrasah.
Penertiban dipimpin langsung oleh Ketua Tim Tata Tertib MTsN 2 Pasuruan, H.M. Nur Khoirudin, S.Ag., dengan didampingi oleh tim penegak disiplin, guru Bimbingan Konseling (BK), serta jajaran wali kelas. Langkah kolaboratif ini diambil untuk memastikan seluruh siswa tampil rapi, bersahaja, dan mematuhi tata tertib yang berlaku sebelum memulai kegiatan belajar mengajar.
*Rincian Pelaksanaan dan Ketentuan Penertiban*
* *Pemeriksaan Kerapian Rambut Siswa Putra:* Pemeriksaan menyasar siswa putra yang memiliki panjang rambut melebihi batas ketentuan madrasah, seperti menutupi telinga, melewati alis, atau menyentuh kerah baju. Siswa yang melanggar langsung diberikan pengarahan dan rambutnya dirapikan di tempat oleh tim tertib.
* *Kelengkapan Atribut Siswa Putra:* Petugas memeriksa kelengkapan seragam secara menyeluruh, mulai dari penggunaan peci/topi upacara, dasi, sabuk berlogo madrasah, kaos kaki putih sesuai standar panjang, hingga penggunaan sepatu hitam polos.
* *Kelengkapan Atribut Siswa Putri:* Penertiban difokuskan pada kerapian dan kesesuaian jilbab/kerudung sesuai standar madrasah, penggunaan ciput atau anak kerudung agar rambut tidak terlihat, kerapian atribut bed lokasi serta logo madrasah yang terpasang pada baju.
* *Pendekatan Pembinaan Edukatif:* Penertiban dilakukan dengan pendekatan persuasif dan humanis. Siswa yang belum melengkapi atribut diberikan pencatatan dan kartu pembinaan untuk ditindaklanjuti bersama orang tua.
Ketua Tim Tata Tertib MTsN 2 Pasuruan, H.M. Nur Khoirudin, S.Ag., menegaskan bahwa kegiatan yang diselenggarakan secara berkala usai upacara bendera ini bukan sekadar tindakan represif, melainkan bagian integral dari proses pendidikan karakter.
> “Kedisiplinan dan kerapian adalah cermin dari kesiapan siswa dalam menerima ilmu. Melalui pemeriksaan rutin setiap Senin setelah upacara, kami ingin menanamkan rasa tanggung jawab, rasa bangga terhadap identitas madrasah, serta membentuk siswa MTsN 2 Pasuruan yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga berakhlaqul karimah dan santun dalam berpenampilan,” ungkap H.M. Nur Khoirudin.
Kegiatan rutin ini mendapat apresiasi positif dari jajaran guru dan orang tua murid. Pihak madrasah berharap kerja sama yang baik antara lingkungan sekolah dan orang tua di rumah terus terjalin demi mewujudkan budaya disiplin yang berkelanjutan bagi seluruh peserta didik.